GprpTUr8Gfd9BSCoGpG6GpC8Td==

Cara Menanak Nasi Secara Tradisional Tempo Dulu (1954)

Jatengnyamleng ID - Nasi adalah makanan pokok masyarakat Indonesia secara umum, termasuk masyarakat Jawa. Dulu, masyarakat Jawa masih menanak nasi secara tradisional menggunakan dandang dan panci. Menanaknya masih menggunakan api dari kayu bakar di pawon atau tungku. Tidak seperti sekarang, menanak nasi secara praktis menggunakan mesin penanak nasi (rice cooker).

Meski dengan menggunakan rice cooker lebih praktis, namun diyakini cara menanak nasi secara tradisional tempo dulu menjadikan nasi jauh lebih enak. Berikut ini adalah cara menanak nasi secara tradisional tempo dulu yang resepnya dikutip dari buku berjudul “Buku Memasak” karya Ny. B. Abdulkadir. Buku ini diterbitkan oleh Yayasan Candra Pustaka, Jakarta, cetakan pertama tahun 1954.

Resepnya meliputi: menanak nasi, nasi liwet, nasi gurih, nasi kuning, dan nasi kebuli. Resep selengkapnya sebagai berikut:

Menanak Nasi

Bahan-bahan: 1 kg beras dan air

Membuatnya:  Dandang diisi dengan air kira-kira ¼ dari tingginya dandang lalu diletakkan di atas api. Beras dicuci bersih dan kemudian dimasukkan ke dalam dandang.

Jika butir-butir beras sudah lekat satu sama lain(mekar), nasi ini dipindahkan ke dalam sebuah panci dan disiram dengan air mendidih hingga terendam kira-kira setengah jari airnya di atas nasi lalu diaduk dan ditutup.

Dandang diberi air lagi secukupnya lalu diletakkan di atas api. Setelah mendidih, dan air pada nasi tersirap nasi barus dikukus di dalam dandang sampai masak.

Memasak nasi dengan dandang harus besar apinya.

Nasi Liwet

Bahan-bahan: 2 gelas beras, 2 gelas air

Membuatnya: Beras dicuci bersih dan dimasukkan dalam panci dan diberi airnya 2 gelas tadi. Kemudian diletakkan di atas api.

Setelah air mendidih dan beras setengah masak, lalu diangkat dari api. Dan diaduk. Api dikecilkan (atau dikurangi) dan panci tadi diletakkan lagi di atas api dan tunggu hingga masak.

Nasi Gurih (Nasi Uduk)

Bahan-bahan: 1 kg beras, 5 gelas santan kental, 1 sdm garam, 2 helai daun salam, dan 2 helai daun pandan

Membuatnya: Beras ditanak seperti biasa, kemudian direndam dengan santan yang telah dimasak lebih dahulu dengan garam, daun salam dan gaun pandan.

Dandang diisi dengan air secukupnya, dan diletakkan di atas api. Setelah mendidih, nasi dimasukkan dan ditanak sampai matang.


Nasi Kuning

Menanaknya: Seperti nasi gurih, hanya ditambah dengan kunyit yang telah dibakar, dikupas dan diparut bersama dengan kelapa.

Nasi Kebuli

Membuatnya: Seperti menanak nasi gurih, tetapi ditambah dengan bumbu-bumbu: 1 sdm ketumbar, jinten sedikit, 10 butir lada, pala sedikit,  1 jari manis jangan, 2 buah cengkeh, 3 helai daun jeruk purut, digoreng sangan (tanpa minyak) dan ditumbuk halus, lalu dimasukkan dalam santan dan direbus.

Jahenya sebelum dimasukkan ke dalam santan harus dibakar lebih dahulu.

Nasi kebuli ini setelah masak diberi tambahan bawang goreng dan diaduk sampai rata.

 


Jasaview.id